Kecil. Merah. Beraninya keroyokan! Apalagi namanya
kalau bukan jerawat. Hooh, bintil-bintil kemerahan nan menyebalkan satu ini
jadi momok mengerikan buat seluruh umat manusia, eh tapi nggak tau ding kalau
ada orang di belahan bumi sana yang mungkin justru mengadakan syukuran karena jerawatan. Yang
pasti, bagi saya jerawatan itu sangat memprovokasi untuk sekedar membenturkan
wajah ke cermin. Sekali ngaca, jerawat melambai-lambai. Udah gitu, di jalan ditunjuk-tunjuk sama anak kecil, “Ihhh... mbaknyajerawatannn... mbaknya jerawataaaaaaan!” Suer, pingin nangis.
Jadilah saya melakukan berbagai usaha penyembuhan.
Mulai dari yang rada menguras kantong. Iya... apalagi kalau bukan facial dan
beli obat ke dokter kulit yang ternyata malah bikin ketagihan. Sembuhnya Cuma
pas pakai itu obat. Obat habis, jerawat nongol lagi. Kesimpulannya, cara ini cuma
ampuh untuk menambah kekayaan uang si dokter. Saya? Jebol dompet buat beli obat
tanpa hasil memuaskan.
Pernah juga pakai cara praktis nan ekonomis, yaitu
dengan lidah buaya campur tepung (tepung apa ya? Lupa... udah tiga tahun yang
lalu soalnya. Pokoknya mah tepung), hasilnya? tak terdeteksi. Minum obat
kembang bulan: hasil? Sama... nggak ngaruh. Makan tape sampai cuci muka pakai
air beras (KERE MAKSIMAL). Ya, Allah... Begitu ampuhnya jerawat di muka saya
kah? Entahlah yang pasti sekarang saya sedang melakukan treatment pembantai
jerawat secara masal dengan cara baru:
Tadaaa... Pakai madu. Iya... madu. Menurut kabar-kabur dan hasil
searching di internet, madu memang cukup mutakhir untuk menyembuhkan dan
menghilangkan noda hitam bekas jerawat. Hasilnya? ya lumayan lah, jerawat jadi tak nampak dalam radius lima meter.. he
Dan inilah langkah-langkah menggunakan madu untuk bantai jerawattttt:
Yang harus disediakan:
1. Uang. Iya, Cek dompet kamu. Nggak lucu dong, saking obsesinya pingin nyoba treatment ini, beli madu tapi gak inget kalau gak punya duit. (guyonane garinggggg Pis, suerrrr).
2. Sediakan lilin plus korek. Oke, bukan buat ngipri. Ini cuma satu trik hemat dan praktis daripada menggunakan oven.
3. Sediakan satu sendok makan. Satu handuk kecil. Tisu. Air panas. Dan Pop Mie. Emmm... Baiklah, poin terakhir boleh diabaikan.
4. Madu (katanya sih) kalau bisa madu murni. Jangan sebangsa Madu Rasa yang kamu pakai.
Langkah-langkah pembantaian:
1. Cuci muka anda dengan air hangat.
2. Hidupkan lilin.
Oke sudah?
3. Tuangkan madu ke dalam sendok lalu bakar di atas api. Kalau yang punya oven bolehlah dipakai.
4. Tunggu sampai anget-anget kuku gimanaaa gitchu.
5. Angkat dan ratakan ke bagian wajah yang terserang jerawat.
6. Tunggu 15-30 menit. Disarankan tidak terlalu lama apalagi bagi kamu yang melakukan treatment ini di luar ruangan. Nggak mau toh wajah anda bukannnya mulus justru nambah bentol gede hasil ciuman tawon. Tapi sejauh ini belum ada sih kasus semacam ini, mau coba???
6. Terakhir bersihkan bekas madu dengan handuk kecil yang telah dicelupkan ke dalam air hangat dahulu. Lalu basuh... basuh... basuh sampai bersih.
Lalu tisu buat apaan? Baiklah, sedikit tidak penting tapi akan saya jelaskan. Ketika madu sudah kita ratakan di wajah, kadang-kadang ada yang meler-meler di wajah. Rasanya bo? Geli-geli gatel. Nggak enak pokoknya, jadi bisa pakai tisu buat ngelap yang meler-meler. Tuh kan, nggak penting.
Ya sudah, sekian dulu tips-tips cantik dari saya. Salam cantik. Salam damai. Selamat mencoba :)
*Terimakasih tak terhingga untuk pemberi kabar-kabur dan google atas info pembantai jerawatnya. Maknyusss tenan.
_Napis with Peace_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar